MyPregnancyCare, Sebuah Inovasi dari Dosen ITKES Muhammadiyah Sidrap Permudah Pemantauan Kehamilan

redaksi
13 Nov 2025 09:23
Headline News 0 66
3 menit membaca

Sidrap, sulawesiplus.com – Teknologi kesehatan kini hadir di ujung jari masyarakat Sidrap. Tim dosen dan mahasiswa ITKES Muhammadiyah Sidrap berhasil menciptakan MyPregnancyCare, aplikasi digital yang memungkinkan ibu hamil memantau kesehatan janin sekaligus mendapatkan edukasi Antenatal Care (ANC) secara mudah, praktis, dan interaktif.

Program ini diimplementasikan di Posyandu Bonsai 1, Desa Carawali, sebagai bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat berbasis penelitian terapan. Aplikasi ini memungkinkan ibu hamil untuk merekam pertumbuhan janin, memantau tekanan darah dan berat badan, jadwal pemeriksaan rutin, serta mengakses informasi tentang nutrisi, tanda bahaya kehamilan, dan persiapan persalinan dalam satu platform digital.

Ketua tim pengabdian, Bd. Hj. Fitriani, S.ST., M.Kes, menekankan bahwa aplikasi ini mendorong kemandirian ibu hamil sekaligus meningkatkan kapasitas kader posyandu dalam melakukan pemantauan berbasis bukti (evidence-based monitoring).
MyPregnancyCare memudahkan ibu hamil untuk lebih proaktif, sementara kader posyandu dan bidan terbantu dalam dokumentasi dan analisis data kesehatan dengan cepat dan akurat,” ujar Fitriani.

Tim multidisiplin yang terlibat terdiri dari Dr. Ishak, SKM., M.Kes, fokus pada sistem informasi kesehatan dan epidemiologi maternal, serta Bd. Nasrayanti, S.STM, M.Keb, yang mengelola edukasi digital dan literasi kesehatan komunitas. Pendekatan ini menekankan integrasi teknologi informasi kesehatan, praktik obstetri berbasis bukti, dan pendidikan kesehatan masyarakat.

Selain peluncuran aplikasi, tim juga mengadakan pelatihan literasi digital bagi kader posyandu dan edukasi kesehatan maternal bagi ibu hamil, termasuk pengenalan indikator risiko kehamilan, tanda bahaya obstetri, serta intervensi preventif berbasis komunitas. Evaluasi awal menunjukkan peningkatan kesadaran ibu hamil terhadap pemeriksaan rutin, partisipasi aktif, dan pemahaman nutrisi maternal.

Mitra pengabdian menyambut positif inovasi ini dan berharap MyPregnancyCare dapat direplikasi di seluruh posyandu Kabupaten Sidenreng Rappang, sehingga layanan kesehatan ibu berbasis digital bisa menjangkau lebih luas. “Program ini memperkuat akses ibu hamil terhadap layanan kesehatan, meningkatkan kualitas edukasi antenatal, dan mendukung kesehatan maternal serta neonatal yang berkelanjutan,” ujar pihak mitra.

Kegiatan pengabdian ini juga menghasilkan sejumlah luaran ilmiah, seperti poster edukatif, karya audio visual kesehatan, dan artikel ilmiah yang dipublikasikan, sebagai bentuk diseminasi pengetahuan berbasis penelitian ke masyarakat luas.

Dengan hadirnya MyPregnancyCare, masyarakat Desa Carawali kini memiliki sarana digital praktis untuk memantau kehamilan, mengakses edukasi kesehatan, dan berinteraksi dengan tenaga kesehatan profesional secara efektif. Inovasi ini menandai langkah strategis ITKES Muhammadiyah Sidrap dalam menghadirkan teknologi tepat guna, memperkuat sistem kesehatan komunitas, sekaligus menegaskan peran akademisi sebagai motor perubahan di bidang kesehatan maternal dan pembangunan daerah.

Inovasi ini menunjukkan bahwa penelitian terapan lokal bisa membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, serta menegaskan Sidrap sebagai daerah yang mampu menggabungkan teknologi, ilmu kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu solusi inovatif, praktis, dan berkelanjutan.

(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x