Sambut Idul Fitri, LAZNAS WIZ dan Yayasan Kalla Salurkan 100 Paket Sembako di Mamuju Tengah

redaksi
10 Mar 2026 06:53
Headline News 0 14
2 menit membaca

Mamuju Tengah,Sulawesiplus.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) berkolaborasi dengan Yayasan Kalla menggelar aksi kemanusiaan dengan menyalurkan 100 paket sembako bagi warga dhuafa di Desa Lumu, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Minggu (8/3/2026).

Penyaluran bantuan yang dipusatkan di Aula Kantor Desa Lumu ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat prasejahtera serta menghadirkan kebahagiaan di bulan suci Ramadan.

Kepala Desa Lumu, Gasali Z, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif kedua lembaga tersebut. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi warganya dalam menghadapi persiapan lebaran.

“Kami sangat bersyukur atas kepedulian WIZ dan Yayasan Kalla. Bantuan ini merupakan bentuk nyata kasih sayang kepada warga kami. Semoga menjadi berkah bagi para donatur dan semua pihak yang terlibat,” ujar Gasali.

Ketua WIZ Cabang Mamuju Tengah, Rabithah

Alam Islami, menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata sinergi antara lembaga zakat dan sektor filantropi korporasi dalam mendorong kesejahteraan masyarakat di pelosok.

“Program ini adalah bentuk kolaborasi kebaikan kami bersama Yayasan Kalla. Fokus kami adalah memastikan saudara-saudara kita yang membutuhkan dapat tersenyum menyambut hari kemenangan (Idul Fitri),” ungkap Rabithah.

Demi memastikan bantuan tepat sasaran, relawan WIZ tidak hanya memusatkan pembagian di aula desa, tetapi juga melakukan aksi jemput bola. Para relawan mendatangi langsung rumah-rumah warga lansia dan mereka yang memiliki keterbatasan fisik agar manfaat bantuan dapat dirasakan secara merata.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Ramadan LAZNAS WIZ dan Yayasan Kalla yang tersebar di berbagai wilayah. Melalui aksi ini, diharapkan semangat gotong royong terus terjaga guna mendukung penguatan ekonomi umat, khususnya di wilayah terpencil seperti Desa Lumu.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x